Tahun 2020 : The Year of A New Dimension

Tahun Dimensi yang Baru

2 Korintus 3 : 18

Dan kita semua mencerminkan kemuliaan Tuhan dengan muka yang tidak berselubung.
Dan karena kemuliaan itu datangnya dari Tuhan yang adalah Roh, maka kita diubah menjadi serupa dengan gambar-Nya,
dalam kemuliaan yang semakin besar.

Ulangan 28 :13-14

TUHAN akan mengangkat engkau menjadi kepala dan bukan menjadi ekor,
engkau akan tetap naik dan bukan turun, apabila engkau mendengarkan perintah TUHAN, Allahmu,
yang kusampaikan pada hari ini kaulakukan dengan setia, dan apabila engkau tidak menyimpang ke kanan atau ke kiri
dari segala perintah yang kuberikan kepadamu pada hari ini, dengan mengikuti allah lain dan beribadah kepadanya.

SEKRETARIAT

Jl. Raya Langsep No 30 Malang

Phone

(0341) 327000 / 0813.8226.8000

EMail

gbi_suropati14 @yahoo.com

Facebook

gbisuropati

Whatsapp

0813.8226.8000

Line

ID : gbisuropati

Instagram

gbimalang

Twitter

gbisuropati

peralihan_dimensi_baru_gbisuropatimalang.png

Saudara...seperti yang bapak gembala katakan , Tahun 2020 Tahun Dimensi Baru. Tuhan akan akan angkat kita dan memberkati serta kasih terobosan untuk setiap kita.

( Ulangan 28 : 13-14 ) —
[13] Tuhan akan mengangkat engkau menjadi kepala dan bukan menjadi ekor, engkau akan tetap naik dan bukan turun, apabila engkau mendengarkan perintah Tuhan, Allahmu, yang kusampaikan pada hari ini kaulakukan dengan setia,
[14] dan apabila engkau tidak menyimpang ke kanan atau ke kiri dari segala perintah yang kuberikan kepadamu pada hari ini, dengan mengikuti allah lain dan beribadah kepadanya.”

Janji Tuhan selalu memberikan takaran yang lebih baik untuk setiap kita. Tetapi tidak semua orang akan alami ini.

Ada syarat tertentu untuk kita dapat mengalami Tahun Dimensi yang baru.

Ada 3 hal yang harus kita kerjakan untuk alami Dimensi yang baru, yaitu :

1. Kita harus selesai dengan masa lalu kita.
Kejadian 11 : 31-32
[31] Lalu Terah membawa Abram, anaknya, serta cucunya, Lot, yaitu anak Haran, dan Sarai, menantunya, isteri Abram, anaknya; ia berangkat bersama-sama dengan mereka dari Ur-Kasdim untuk pergi ke tanah Kanaan, lalu sampailah mereka ke Haran, dan menetap di sana.
[32] Umur Terah ada dua ratus lima tahun; lalu ia mati di Haran.

→ yang mendapat Visi adalah ayah Abraham ( Terah ).
Tujuan ke tanah Kanaan dan menetap di Urkasdim.

Urkasdim berbicara tentang kehidupan kita yang lama.
Artinya kita harus selesai dengan urusan kehidupan lama / masa lalu kita.

Haran adalah hanya tempat untuk lewat.
Artinya : Untuk alami Dimensi yang baru, kita harus selesai dengan masa lalu kita.

Harus ada keputusan untuk melangkah.
Misal ibaratnya kita sedang sakit. Kita harus melangkah untuk meraih obat.

Kita tidak bisa memakai pola pikir, karakter, dan cara hidup yang lama.
Kita tidak dapat hidup terus di dalam kehidupan dosa yang lama.

Keluar dari Urkasdim, jangan kita nyasar di Haran.

Melangkah lah terus sampai pada tujuan kita di Kanaan ( di Kanaan ada Dimensi Baru dan kelimpahan ).

Contoh masa lalu adalah : pemarah , perokok , peminum.

Mungkin kita dalam kehidupan sempat nyasar di Haran ( karena simpan sakit hati , amarah , dan kepahitan ).
Saudara....apapun yang terjadibyang membuat kita nyasar di haran....PASTIKAN KITA PUTUSKAN SELESAIKAN MASA LALU. ( Contoh putuskan mengampuni ).

2. Menyerahkan masa kini di hadapan Tuhan.
Serahkan masa kini kita sepenuhnya kepada Tuhan.
Seperti bapak gembala katakan
"Lebih baik andalkan Tuhan".

Caranya bagaimana ?? Yaitu
melangkah dengan penuh keintiman.

( Kejadian 12 : 1-4 ) —
[1] Berfirmanlah Tuhan kepada Abram: “Pergilah dari negerimu dan dari sanak saudaramu dan dari rumah bapamu ini ke negeri yang akan Kutunjukkan kepadamu;
[2] Aku akan membuat engkau menjadi bangsa yang besar, dan memberkati engkau serta membuat namamu masyhur; dan engkau akan menjadi berkat.
[3] Aku akan memberkati orang-orang yang memberkati engkau, dan mengutuk orang-orang yang mengutuk engkau, dan olehmu semua kaum di muka bumi akan mendapat berkat.”
[4] Lalu pergilah Abram seperti yang difirmankan Tuhan kepadanya, dan Lot pun ikut bersama-sama dengan dia; Abram berumur tujuh puluh lima tahun, ketika ia berangkat dari Haran.

→ ( ayat 4 ) Alkitab mencatat "tidak perlu waktu lama", Abraham segera melangkah keluar dari Haran ketika Firman Tuhan datang.

Mengambil tindakan disertai keintiman.
⚠️ Jangan coba melangkah tanpa disertai Firman Tuhan.

( Kejadian 12 : 6-9 ) —
[6] Abram berjalan melalui negeri itu sampai ke suatu tempat dekat Sikhem, yakni pohon tarbantin di More. Waktu itu orang Kanaan diam di negeri itu.
[7] Ketika itu Tuhan menampakkan diri kepada Abram dan berfirman: “Aku akan memberikan negeri ini kepada keturunanmu.” Maka didirikannya di situ mezbah bagi Tuhan yang telah menampakkan diri kepadanya.
[8] Kemudian ia pindah dari situ ke pegunungan di sebelah timur Betel. Ia memasang kemahnya dengan Betel di sebelah barat dan Ai di sebelah timur, lalu ia mendirikan di situ mezbah bagi Tuhan dan memanggil nama Tuhan.
[9] Sesudah itu Abram berangkat dan makin jauh ia berjalan ke Tanah Negeb.

→ ( ayat 7-8 ) lagi-lagi Tuhan menampakan diri kepada Abraham.
Dari Haran Abraham mengalami perjumpaan dengan Tuhan. Baru melangkah mengalami lagi perjumpaan dengan Tuhan. Bahkan Abraham membangun Mezbah.
( ⚠️ Mezbah berbicara keintiman dengan Tuhan. )

Apapun yang terjadi , masalah masih terjadi.... banyak masalah atau tidak, alami kelepasan belum.... tetaplah melangkah dengan penuh keintiman.

ORANG YANG INTIM TIDAK AKAN MUDAH MENYALAHKAN TUHAN. KARENA TIDAK AKAN GAGAL PAHAM SAMA TUHAN.

ORANG INTIM PASTI RAJIN BERDOA DAN BACA ALKITAB.

3. Melangkah lebih cepat kepada masa depan.
2020 Tuhan menetapkan masa depan yang makin naik.... "DIMENSI YANG BARU".
Bagaimana cara melangkah lebih cepat yaitu PERCAYA.

Kejadian 15 : 5-6
[5] Lalu Tuhan membawa Abram ke luar serta berfirman: “Coba lihat ke langit, hitunglah bintang-bintang, jika engkau dapat menghitungnya.” Maka firman-Nya kepadanya: “Demikianlah banyaknya nanti keturunanmu.”
[6] Lalu percayalah Abram kepada Tuhan, maka Tuhan memperhitungkan hal itu kepadanya sebagai kebenaran.

→ ( ayat 5 ) Abraham dibawa Tuhan keluar...yang dimaksud yaitu keluar dari dalam tendanya.
Tenda itu pumya dimensi. Dimensi yang nembatasi pikiran Abraham terbatas dengan Tenda. Ibarat dimensi.pikiran kita juga ada batasnya.

Tetapi Tuhan baik, Tuhan bawa Abraham keluar dan dengan manis Tuhan menyuruh Abraham lihat ke langit yang begitu luas dan indah.
Dan Tuhan katakan seperti itu adalah masa depan Abraham, banyaknya bintang seperti banyaknya keturunan Abraham.

Dan KEPERCAYAAN ABRAHAM, TUHAN PERHITUNGKAN ITU.

Mari saudara...putuskan untuk PERCAYA, karena Tuhan perhitungkan itu sebagai kebenaran.

Roma 4 : 18-24
→ Rahim tertutup itu kendala. Tetapi Iman Abraham tidak menjadi lemah.
Abraham berlari dengan cepat dalam Dimensi yang baru dengan IMAN PERCAYA nya.

( ayat 23-24 ) Ternyata Dimensi Baru yang Tuhan taruh dalam hati kita, Tuhan katakan ketika kita Percaya, maka DIMENSI YANG BARU disediakan bagi kita juga.

---+ Tuhan Yesus Memberkati +---


BCA 011.322.6363

Rek. Persepuluhan
An. David TW / Afen Hardiyanto

BCA 440.403.9000

Rek. DIAKONIA
An. Afen Hardiyanto / Melinda E.

BCA 440.525.7000

Rek. Pembangunan
An. Afen Hardiyanto / Melinda E.

BCA 440.872.0000

Rek. NATAL
An. Afen Hardiyanto / Melinda E.